Cara memulai bisnis baru yang akan kita rintis dari "NOL" terdiri dari:
¤ Modal
¤ Menentukan jenis usaha
¤ Tempat Usaha
¤ Fisik/Objek yang akan dibisniskan
¤ Penjualan/Selling, Pemasaran & Marketing
¤ Konsumen/Buying
¤ Pengembangan Usaha
1. Modal
Modal adalah landasan utama seseorang untuk mulai membangun sebuah usaha bisnis, bisnis yang mulai terbangun dengan adanya sebuah modal tergantung pada berapa banyak & besarnya dana yang di kucurkan dalam membentuk sebuah badan usaha.
2. Menentukan jenis usaha
Menentukan jenis usaha adalah hal yang perlu diperhatikan sejak awal mula penanaman modal, misal kita akan berbisnis penjualan eceran atau warung, toko, outlet, kios, dll berarti bisnis yang kita pilih adalah bisnis yang bergerak dibidang Retail, ada juga bisnis yang bergerak di bidang Properti, Travel, Jasa angkutan, dll.
3. Tempat Usaha
Menentukan tempat yang strategis untuk membuka usaha, tempat strategis yang dimaksud adalah tempat yang dekat dengan keramaian, dekat dengan sarana dan prasarana umum dan gampang diakses oleh konsumen, misalnya dekat dengan Pasar, dekat kantor & sekolahan.
Untuk bisnis kecil seperti warung bisa saja dibuat di depan rumah sendiri dengan mempertimbangkan posisi yang tepat misal di depan halaman rumah yang dekat dengan jalan.
4. Fisik & Objek Yang Akan Dibisniskan
5. Penjualan atau Selling
Penjualan atau selling adalah cara bagaimana kita menjual suatu barang agar laku dan dapat terjual kepada konsumen, salah satunya kita memperkenalkan produk kita dengan cara pemajangan/display produk & barang dengan posisi yang jelas supaya terlihat oleh konsumen selanjutnya tinggal melakukan penawaran serta promosi produk serta menjaga kebersihan prodak.
6. Konsumen/Buying
Konsumen adalah calon pembeli yang harus kita layani supaya konsumen puas dengan barang & jasa yang kita jual dan kita tawarkan, menawarkan dengan jelas suatu prodak & juga dengan cara yang ramah akan membuat konsumen merasa dihargai dan dihormati hal itu membuat konsumen merasa lebih nyaman saat berbelanja, selain itu kita juga harus mengetahui siapa konsumen kita dan apa yang dia butuhkan, misal kita berjualan di dekat Sekolahan, berarti konsumen kita adalah anak-anak sekolah yang biasanya membutuhkan alat tulis seperti buku & pena, mereka juga biasanya suka dengan cemilan/jajanan kita bisa juga sekalian memajang makanan & minuman ringan, seperti snack, roti, permen, sambil jualan pulsa elektrik & kuota bisa untuk melayani orang tua yang menunggu mereka di sekolah.
7. Pengembangan Usaha
Pengembangan usaha adalah salah satu cara melebarkan sayap usaha agar lebih besar, biasanya dengan penambahan modal berupa peminjaman uang kepada koprasi atau kerja sama dengan orang lain yang ingin menanamkan modalnya ke kita, bisa juga pakai modal utama atau modal pribadi untuk mulai membesarkan bisnis usaha dengan menambah berbagai macam produk dan jasa misal: sebelumnya kita membuat warung di depan rumah, dan karna posisinya di dekat jalan raya terus juga kadang kita sering melihat kendaraan yang bocor ban'nya, kita bisa juga mengembangkan usaha kita dari yang tadinya hanya warung saja kita tambah bisnis tambal ban & steam motor, maka usaha kita semakin berkembang dan bervariasi.
#Artikel ini ditulis Oleh: Yohanes Ardika
Saat ini saya sedang mengelola bisnis fotocopy, sudah hampir 4 tahun bisnis ini berjalan dengan cukup baik, konsumenya pun betah dan bolak-balik kesini, saat saya menulis artikel diatas dulu itu saya masih berbisnis jualan pulsa, rental PS, makanan ringan dan bisnis hasil bumi/bertani, sekarang saya sudah beralih ke bisnis percetakan seperti cetak foto dan fotocopy.
Jadi intinya jangan takut dalam memulai berbisnis, bergabungalah bersama orang yang memiliki modal dan mulailah menuangkan ide serta gagasan baru yang nantinya akan menjadi sebuah project yang menghasilkan pundi-pundi rupiah, jangan gengsi, jangan malu, kalukan dan jalankan dengan sebaik mungkin karna usaha tidak mengkhianati hasil.
Salam...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan komentar anda!